Penentuan Prioritas Provinsi Potensial Pengembangan Peternakan di Indonesia Menggunakan Metode TOPSIS
Abstract
Penelitian ini menentukan prioritas provinsi potensial pengembangan peternakan di Indonesia menggunakan metode TOPSIS. Data sekunder dari publikasi BPS Peternakan dalam Angka 2025 (Katalog 5301008) mencakup 38 provinsi, dengan enam kriteria berjenis Benefit: populasi ternak besar, kecil, unggas, produksi daging, telur, dan populasi sapi perah, berbobot masing-masing 4, 3, 4, 5, 4, dan 2. Hasil menunjukkan Jawa Timur menempati peringkat pertama dengan RCi = 0,8215, diikuti Jawa Tengah (0,5623) dan Jawa Barat (0,5480). Sebanyak 35 dari 38 provinsi (92,1%) berada dalam kategori prioritas rendah, mengindikasikan ketimpangan struktural yang mendalam pada subsektor peternakan Indonesia. Temuan ini memberikan rekomendasi berbasis data untuk perumusan kebijakan pengembangan peternakan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Downloads
References
M. F. Lubis, W. Hadinata, G. Syahputra, V. Simanjuntak, dan K. M. Zain, “Analisis perkembangan populasi dan produktivitas ternak sapi di Indonesia,” Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis, vol. 2, no. 1, pp. 172–181, 2024, doi: 10.62951/botani.v2i1.171.
D. C. Widianingrum dan R. W. Septio, “Peran peternakan dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia: Kondisi, potensi, dan peluang pengembangan,” National Multidisciplinary Sciences, vol. 2, no. 3, pp. 285–291, 2023, doi: 10.32528/nms.v2i3.298.
S. N. A. Taek, Y. P. K. Kelen, dan K. J. T. T. Seran, “Decision support system for superior livestock commodities in North Central Timor using fuzzy TOPSIS method,” Jurnal SimanteC, vol. 14, no. 1, pp. 37–52, 2025, doi: 10.21107/simantec.v14i1.30059.
N. Nurhidayati, T. P. Daru, I. Ibrahim, dan A. Safitri, “Potensi pengembangan ternak sapi potong berdasarkan ketersediaan hijauan pakan di Kabupaten Berau,” Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, vol. 6, no. 1, pp. 14–28, 2023, doi: 10.30872/jpltrop.v6i1.10013.
Badan Pusat Statistik, Peternakan dalam Angka 2025, Katalog No. 5301008. Jakarta: BPS Republik Indonesia, 2026.
H. Taherdoost dan M. Madanchian, “Multi-criteria decision making (MCDM) methods and concepts,” Encyclopedia, vol. 3, no. 1, pp. 77–87, 2023, doi: 10.3390/encyclopedia3010006.
C. L. Hwang dan K. Yoon, Multiple Attribute Decision Making: Methods and Applications. Berlin, Heidelberg: Springer, 1981, doi: 10.1007/978-3-642-48318-9.
M. Behzadian, S. K. Otaghsara, M. Yazdani, dan J. Ignatius, “A state-of-the-art survey of TOPSIS applications,” Expert Systems with Applications, vol. 39, no. 17, pp. 13051–13069, 2012, doi: 10.1016/j.eswa.2012.05.056.
Y. Farida, G. S. Firdaus, A. T. Wibowo, S. K. Sari, dan L. N. Desinaini, "Evaluation of food security area of East Java Province using fuzzy C-Means (FCM) and technique for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS)," IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems), vol. 17, no. 4, pp. 371–382, 2023, doi: 10.22146/ijccs.82297.
L. J. Adrian, M. Fariza, M. S. Akram, M. A. Ananda, W. W. Pratama, dan S. Fadli, “Penerapan metode TOPSIS dalam sistem pendukung keputusan pemilihan lokasi kandang baru untuk ayam petelur,” Jurnal JPILKOM (Jurnal Penelitian Ilmu Komputer), vol. 2, no. 4, 2024.
S. Gbegbelegbe, A. Alene, N. Swamikannu, dan A. Frija, "Multi-dimensional impact assessment for priority setting of agricultural technologies: An application of TOPSIS for the drylands of sub-Saharan Africa and South Asia," PLOS ONE, vol. 19, no. 11, pp. 1–35, 2024, doi: 10.1371/journal.pone.0314007.
A. R. Krishnan, M. R. Hamid, G. H. Tanakinjal, M. F. Asli, B. Boniface, dan M. F. Ghazali, “An investigation to offer conclusive recommendations on suitable benefit/cost criteria-based normalization methods for TOPSIS,” MethodsX, vol. 11, 2023, doi: 10.1016/j.mex.2023.102227.
S. Opricovic dan G. H. Tzeng, “Compromise solution by MCDM methods: A comparative analysis of VIKOR and TOPSIS,” European Journal of Operational Research, vol. 156, no. 2, pp. 445–455, 2004, doi: 10.1016/S0377-2217(03)00020-1.
H. Sulistiani, U. Adji, dan S. Maryana, “Sistem pendukung keputusan seleksi penerima bantuan benih tanaman pangan menggunakan metode ROC-WPM,” Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, vol. 13, no. 3S1, 2025, doi: 10.23960/jitet.v13i3S1.7693.
V. Singh, M. Dube, M. Nagasampige, dan R. Trivedi, "TOPSIS-based factor analytic model for the assessment of agricultural development in the state of Uttar Pradesh, India," OPSEARCH, vol. 62, pp. 37–54, 2024, doi: 10.1007/s12597-024-00778-w.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



