KOMPARASI METODE INFERENSI FUZZY MAMDANI DAN SUGENO UNTUK PREDIKSI RISIKO GAGAL JANTUNG

  • Tiya Muthia
    Universitas Lampung
  • Sri Purwiyanti
    Universitas Lampung
DOI: https://doi.org/10.23960/jitet.v14i3.10873
Keywords Risiko Kardiovaskular, Logika Fuzzy, Gagal Jantung, Mamdani, Sugeno
Abstract Views (Last 12 Months)
6 Abstract Views
3 Downloads

Abstract

Gagal jantung  menjadi salah satu penyebab utama kematian secara global, sehingga diperlukan prediksi risiko dini yang akurat berdasarkan data klinis. Parameter medis seperti usia, tekanan darah, dan kolesterol seringkali mengandung ketidakpastian yang sulit dimodelkan dengan logika tegas konvensional. Penelitian ini bertujuan menerapkan dan membandingkan secara komparatif dua metode inferensi fuzzy, yaitu Mamdani dan Sugeno orde-nol, untuk memprediksi risiko gagal jantung. Menggunakan data sekunder dari Kaggle Heart Failure Clinical Dataset, tiga variabel input difuzzifikasi: usia, tekanan darah sistolik, dan kolesterol serum, menghasilkan 27 aturan fuzzy berbasis heuristik medis. Metode Mamdani menghasilkan tingkat risiko dalam rentang persentase menggunakan defuzzifikasi Center of Area, sedangkan metode Sugeno menghasilkan skor risiko tegas menggunakan metode Weighted Average. Hasil simulasi pada 30 sampel uji pasien menunjukkan korelasi penalaran yang sangat konsisten dengan Mean Absolute Error sebesar 5,16% antara kedua model. Metode Mamdani menghasilkan transisi risiko yang konservatif dan halus (puncak sekitar 86,2%), yang secara linguistik lebih selaras dengan intuisi medis manusia sehingga sangat sesuai untuk sistem penunjang keputusan klinis yang interaktif. Sebaliknya, metode Sugeno menunjukkan rentang dinamis yang agresif (cepat mencapai skor konstanta maksimum 90) dan efisiensi komputasi yang lebih unggul, sehingga lebih sesuai untuk pemantauan medis real-time berbasis IoT.

Downloads

Download data is not yet available.

References

sheets," World Health Organization, 2021. [Online]. Available: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds). [Accessed: 29-May-2026].

S. F. Weng, J. Reps, J. Kai, J. Garibaldi, and Q. Qureshi, "Can machine-learning improve cardiovascular risk prediction using routine clinical data?," PLoS ONE, vol. 12, no. 4, p. e0174944, Apr. 2017, doi: 10.1371/journal.pone.0174944.

L. A. Zadeh, "Is there a need for fuzzy logic?," Information Sciences, vol. 178, no. 13, pp. 2751-2779, Jul. 2008, doi: 10.1016/j.ins.2008.02.012.

J. Schumann, P. S. S. R. Kumar, and D. L. Hudson, "Fuzzy logic in medical decision making," Artificial Intelligence in Medicine, vol. 72, pp. 1-12, Sep. 2016, doi: 10.1016/j.artmed.2016.07.001.

T. J. Ross, Fuzzy Logic with Engineering Applications, 4th ed. Chichester, UK: John Wiley & Sons, 2016.

J. M. Mendel, "Fuzzy logic systems for engineering: A tutorial," Proceedings of the IEEE, vol. 83, no. 3, pp. 345-377, Mar. 1995, doi: 10.1109/5.364485.

E. H. Mamdani and S. Assilian, "An experiment in linguistic synthesis with a fuzzy logic controller," International Journal of Man-Machine Studies, vol. 7, no. 1, pp. 1-13, Jan. 1975, doi: 10.1016/S0020-7373(75)80002-2.

M. Sugeno, "Industrial applications of fuzzy control," Elsevier Science Inc., New York, NY, 1985.

T. Ramadhan and A. S. R. M. Sinaga, "Penerapan Metode Fuzzy Mamdani Untuk Mendiagnosis Penyakit Jantung Koroner," Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer, vol. 2, no. 1, pp. 15-24, Jan. 2021.

E. Saputra and R. W. Ningrum, "Klasifikasi Risiko Penyakit Kardiovaskular Menggunakan Logika Fuzzy Metode Sugeno Berbasis Logika Klinis," Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 5, no. 2, pp. 112-121, Aug. 2023.

N. S. Muhtadi, D. M. Rahman, and D. F. Surianto, "Analisis Risiko Kebakaran Hutan dengan Logika Fuzzy Mamdani," Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan (JITET), vol. 12, no. 1, 2024, doi: 10.23960/jitet.v12i1.3902.

D. L. Rahakbauw, A. Afriananda, and H. W. M. Patty, "Perbandingan Logika Fuzzy Metode Sugeno dan Metode Mamdani Untuk Deteksi Dini Penyakit Stroke," Tensor: Pure and Applied Mathematics Journal, vol. 3, no. 1, pp. 11-22, 2022, doi: 10.30598/tensorvol3iss1pp11-22.

S. Sumiati, H. T. Sigit, A. Triayudi, and M. Theresia, "Diagnosa Kelainan Jantung dengan Pendekatan Fuzzy Logic Mamdani," TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol, vol. 8, no. 2, pp. 149-157, 2022, doi: 10.15575/telka.v8n2.149-157.

R. M. Simanjorang, A. Simangunsong, M. Arifin, and M. Yamin, "Penerapan Sistem Pakar Dalam Diagnosis Dini Penyakit Jantung Dengan Metode Sistem Inferensi Fuzzy," Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI), vol. 7, no. 1, pp. 131-142, 2024.

U. Athiyah, F. Citra, D. Putri, R. A. Saputra, H. D. Hekmatyar, T. A. Satrio, and A. I. Perdana, "Diagnosa Resiko Penyakit Jantung Menggunakan Logika Fuzzy Metode Tsukamoto," Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan (Infokes), vol. 11, no. 1, pp. 31-40, 2021.

D. Chicco and G. Jurman, "Heart Failure Clinical Records Dataset," Kaggle, 2020. [Online]. Available: https://www.kaggle.com/datasets/andrewmvd/heart-failure-clinical-data.

Cover
Published
2026-08-13
How to Cite
Muthia, T., & Purwiyanti, S. (2026). KOMPARASI METODE INFERENSI FUZZY MAMDANI DAN SUGENO UNTUK PREDIKSI RISIKO GAGAL JANTUNG . Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan, 14(3). https://doi.org/10.23960/jitet.v14i3.10873