PENGARUH VARIASI WAKTU PEMERAMAN TERHADAP NILAI UJI TEKAN BEBAS PADA TANAH LEMPUNG DAN LANAU YANG DISTABILISASI MENGGUNAKAN SEMEN PADA KONDISI TANPA RENDAMAN (UNSOAKED)

mutia andriani, Setyanto Setyanto, Lusmeilia afriani

Abstract


Pada umumnya, pemeliharaan tanah dengan semen dicampur dengan kadar semen rendah dengan ataupun tanpa kekuatan yang ditargetkan sangat tergantung pada fungsinya. Sementara itu stabilisasi tanah dengan prosentase semen cukup tinggi harus dengan target kekuatan tertentu.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh variasi kadar campuran semen dan mencari kadar semen yang ideal dalam pencampuran semen. Sampel tanah yang di uji pada penelitian ini yaitu tanah lempung di daerah Belimbing Sari, Kecamatan Jabung, Kabupaten  Lampung Timur dan jenis tanah lanau di daerah Desa Yosomulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. Alat yang digunakan untuk uji analisis saringan, uji berat jenis, uji kadar air, uji batas-batas atterberg, uji pemadatan, uji kuat tekan bebas dan peralatan lainnya yang ada di Laboratorium Mekanika Tanah Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lampung yang di sesuaikan dengan standar ASTM D-2216. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap tanah lempung dengan campuran semen dengan kadar 12% dan waktu pemeraman 28 hari sebesar 0,84kg/cm2. nilai kuat tekan bebas tertinggi dari penelitian yang dilakukan terhadap tanah lanau dengan campuran semen dengan kadar 12% dan waktu pemeraman 28 hari sebesar 1,13 kg/cm2. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin banyak kadar semen yang dicampurkan pada tanah lempung dan lanau akan menjadikan nilai tekan kuat bebas tinggi. Disarankan Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan persentase campuran antara tanah lempung dan semen serta tanah lanau dan semen yang lebih rinci agar didapat perbandingan yang lebih baik.

 

Kata kunci : Nilai uji tekan bebas, tanah lempung, tanah lanau, semen

 

 


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2303-0011