PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI KECAMATAN WALENRANG BARAT BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Authors

  • Rusdianto Universitas andi djemma

DOI:

https://doi.org/10.23960/jitet.v14i1.8288

Abstract Views: 34 File Views: 26

Keywords:

Pemetaan Daerah Rawan Longsor; SIG; ArcGis 10.8

Abstract

Salah satu negara dengan bencana alam terbanyak di dunia adalah Indonesia, salah satunya disebabkan oleh perubahan iklim. bencana tanah longsor biasanya disebabkan oleh topografi, faktor geologis, dan aktivitas manusia. kecamatan walenrang barat merupakan salah satu daerah pegunungan di Kabupaten Luwu sehingga daerah tersebut rentan terhadap longsor apabila musim hujan tiba. maka diperlukan sebuah pemetaan daerah rawan bencana tanah longsor. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian ini yaitu Observasi, Wawancara, Studi pustaka. teknik analisis data ini menggunakan beberapa metode yaitu Scoring, Pembobotan, Overlay dan validasi data. dalam penelitian menggunakan alat perangkat lunak (software) sistem informasi geografis yaitu ArcGIS 10.8, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembuatan peta rawan longsor di kecamatan walenrang barat menggunakan 5 parameter, yaitu curah hujan, jenis tanah, kemiringan lereng, jenis batuan, dan tutupan lahan. Peta hasil overlay diperolah tingkat kerawanan dengan skor terendah 2 dan skor tertinggi yaitu 3,7, yang diklasifikasikan menjadi 3 kelas. kelas tidak rawan mempunyai skor berkisar antara 2 hingga 2,6 ditandai dengan warna hijau yang tersebar di Desa Ilan batu, ilanbatu uru, dan Lewandi. kelas rawan mempunyai skor 2,6 hingga 3,2 ditandai dengan warna kuning yang tersebar di Desa Ilan batu, Ilanbatu uru, Lempe, Lempe Pasang Lamasi hulu dan Lewandi. kelas sangat rawan mempunyai total skor 3,2 sampai 3,7 ditandai dengan warnah merah yang tersebar di Desa Ilan batu, Lempe dan Lempe pasang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Hardianto, D. Winardi, D. D. Rusdiana, A. Claudia, and E. Putri, “Pemanfaatan Informasi Spasial Berbasis SIG untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor di Kabupaten Bandung Barat , Jawa Barat,” vol. 1, no. 1, pp. 23–31, 2020.

A. A. Biomi et al., “Mitigasi Bencana Alam Tanah Longsor Pada Nungnung Waterfall Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung,” vol. 4, no. 2, pp. 551–560, 2024.

H. Rakuasa, S. Supriatna, and M. P. Tambunan, “Spatial Analysis of Potential Landslide Area in Ambon City Using SMORPH Method KOTA AMBON DENGAN MENGGUNAKAN METODE SMORPH Spatial Analysis of Potential Landslide Area in Ambon City Using SMORPH Method,” no. June 2022, 2025, doi: 10.21776/ub.jtsl.2022.009.2.2.

T. Suryani et al., “SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN KERUSAKAN JALAN DI KABUPATEN MALANG MENGGUNAKAN METODE K-MEANS,” vol. 5, no. 1, pp. 380–388, 2021.

A. Jumardi, A. Nurfalaq, and R. H. Manrulu, “Informasi Geospasial Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Geografi Di Kabupaten Luwu,” vol. 4, no. 3, pp. 291–303, 2021.

M. B. Daya and P. Maluku, “Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Damer , Kabupaten,” vol. 3, no. 2, pp. 235–242, 2023, doi: 10.25008/altifani.v3i2.367.

K. Semarang, “Jurnal Geodesi Undip Oktober 2022,” 2022.

D. D. Rusdiana, N. Ramadhanti, H. I. Juniarti, and S. H. Nuraini, “Pemanfaatan Informasi Spasial Berbasis SIG untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor di Kabupaten Karangasem , Bali,” vol. 2, no. 2, pp. 49–55, 2021.

Y. Tomi, T. Meha, P. A. R. L. Lede, H. Yogia, and P. Uly, “PEMETAAN LOKASI APOTEK DI KABUPATEN SUMBA TIMUR BERBASIS WEB,” vol. 13, no. 1, pp. 1174–1187, 2025.

L. Berbasis, S. Informasi, G. Sig, D. Prasetyo, A. Lukman, and M. H. M. Hasibuan, “PENGARUH ALIRAN AIR HUJAN TERHADAP DAERAH RAWAN,” vol. 1, no. 2, 2022.

D. I. K. Cimahi, “DATA ANALISIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS,” vol. 4, no. 2, pp. 7–13, 2021.

W. K. A. B. Wajo, “GENANGAN BANJIR AKIBAT DEBIT PUNCAK SUNGAI,” vol. 13, no. 1, 2025.

S. Kasus, K. Bogor, J. Barat, F. Nikomaru, T. Hariyanto, and B. Pribadi, “Penentuan Lokasi Potensial Pengembangan Lahan Kawasan Pemukiman Menggunakan Metode Pembobotan dan Scoring Parameter,” vol. 11, no. 3, 2022.

I. Hot, O. Sitorus, F. Bioresita, and N. Hayati, “Analisa Tingkat Rawan Banjir di Daerah Kabupaten Bandung Menggunakan Metode Pembobotan dan Scoring,” vol. 10, no. 1, 2021.

A. H. Wijaya, T. C. Novianti, and E. Rahmadi, “Aldi Herlian Wijaya , Fajriyanto , Tika Christy Novianti , Eko Rahmadi,” vol. 1, no. 2, pp. 62–71, 2024.

Downloads

Published

2026-01-17

How to Cite

Rusdianto. (2026). PEMETAAN DAERAH RAWAN LONGSOR DI KECAMATAN WALENRANG BARAT BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Jurnal Informatika Dan Teknik Elektro Terapan, 14(1). https://doi.org/10.23960/jitet.v14i1.8288

Issue

Section

Articles