ANALISIS KINERJA PANEL SURYA MONOKRISTALIN DAN POLIKRISTALIN BERDASARKAN PENGARUH SHADING
Abstract
Shading merupakan salah satu faktor lingkungan yang dapat menurunkan kinerja panel surya dengan mengurangi radiasi yang diterima permukaan photovoltaic. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh shading terhadap kinerja panel surya monokristalin ST SOLAR 50 Wp dan polikristalin INSCOM 50 Wp. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran intensitas radiasi, suhu, tegangan, arus, daya, dan efisiensi pada kondisi normal dan shading. Hasil menunjukkan bahwa shading menurunkan arus maksimum panel monokristalin dari 2,29 A menjadi 0,68 A dan polikristalin dari 2,70 A menjadi 0,55 A. Daya maksimum monokristalin menurun sebesar 70,2%, sedangkan polikristalin sebesar 81,3%. Panel polikristalin menghasilkan daya maksimum lebih tinggi pada kondisi normal, sedangkan panel monokristalin relatif lebih mampu mempertahankan efisiensi pada kondisi radiasi rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa potensi shading perlu dipertimbangkan dalam pemilihan dan pemasangan panel surya.
Downloads
References
R. Hasrul, “Analisis Efisiensi Panel Surya Sebagai Energi Alternatif,” SainETIn (Jurnal Sain, Energi, Teknol. Ind., vol. 5, no. 2, pp. 79–87, 2021, doi: https://doi.org/10.31849/sainetin.v5i2.7024.
Zulhakim, “Analisis Perbandingan Efesiensi Panel Surya Polikristalin Dan Monokristalin Dalam Kondisi Iklim Tropis,” J. Inform. dan Tek. Elektro Terap., vol. 13, no. 3S1, pp. 431–439, 2025, doi: https://doi.org/10.23960/jitet.v13i3S1.7668.
D. Ahmad, R. Ridho, and M. A. Putra, “Analisis Pengaruh Sudut Kemiringan Panel Surya Terhadap Penerimaan Iradiasi Matahari Dan Daya Keluaran Yang Dihasilkan,” PoliGrid, vol. 04, no. 01, pp. 25–31, 2023, doi: https://doi.org/10.46964/poligrid.v4i1.18.
W. H. Prabowo, H. Setiawan, and A. Sahroni, “Mengatasi Kondisi Partial Shading Pada Kinerja Sistem Panel Surya: Kajian Literatur,” J. ELKON, vol. 5, no. 1, pp. 15–25, 2025, doi: https://doi.org/10.24176/elkon.v5i1.15545.
N. Nadhiroh, D. A. Nugroho, and A. Imaduddin, “Peningkatan efisiensi sistem PLTS melalui optimasi susunan array panel surya,” J. ELTEK, vol. 21, no. 2, pp. 50–57, 2023, doi: 10.33795/eltek.v21i2.3191.
P. Harahap, I. Bustami, and B. Oktrialdi, “Pengaruh Intensitas Cahaya Matahari Dan Suhu Terhadap Daya Yang Dikeluarkan Oleh Modul Sel Surya Monocrystalline Dan Polycrystalline,” J. Mesil (Mesin, Elektro, Sipil), vol. 3, no. 3, pp. 1–5, 2022, doi: https://doi.org/10.53695/jm.v3i2.791.
A. Kharisma, S. Pinandita, and A. E. Jayanti, “Literature Review: Kajian Potensi Energi Surya Alternatif Energi Listrik,” JEBT J. Energi Baru Terbarukan, vol. 5, no. 2, pp. 145–154, 2024, doi: https://doi.org/10.14710/jebt.2024.23956.
M. Y. Maulana, B. P. Jati, and I. Widihastuti, “Analisa Perbandingan Efisiensi Konversi Energi Antara PV (Photovoltaic) Monocrystalline 50 WP dan Polycrystalline 50 WP pada Berbagai Intensitas Cahaya,” Cyclotr. J. Tek. Elektro, vol. 7, no. 02, pp. 3–9, 2024, doi: https://doi.org/10.30651/cl.v7i02.21821.
A. A. Nugroho, H. Isyanto, and W. Ibrahim, “Analisa Perbandingan Kinerja Panel Surya Jenis Monocrystaline dan Thin Film,” Resist. (Elektronika Kendali Telekomun. Tenaga List. Komputer), vol. 7, no. 1, pp. 1–8, 2024, doi: https://doi.org/10.24853/resistor.7.1.51-58.
W. Setiawan and R. A. Pradana, “Optimasi Pengisian Daya Panel Surya MPPT dengan Kontrol Proportional Integral Derivative,” Susilo Wind. Setiawan Rizki Ade Pradana, vol. 04, no. 02, pp. 34–36, 2022, doi: https://doi.org/10.36526/ztr.v4i2.2058.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



