Efek Pengaruh  Temperatur Pemadatan Pada Campuran Untuk Perkerasan Lapis Aus

Ponco Sugiarto, Priyo Pratomo, Rahayu Sulistyorini

Abstract


Abstract

The development of globalization in various sectors such as the economy, education, tourism and technology so fast up to now and will continue to grow, it must be supported by the rapid and safe transportation for the community. Happens a lot of road damage caused by compaction at a temperature that does not fit. This study was conducted to determine the effect of temperature on the value of the parameter marshall compaction.

This recent research conducted in the Highway Laboratory, Civil Engineering, Lampung University. The study began by testing the quality of the material is asphalt and aggregate. After doing research the quality of asphalt followed by the manufacture of test specimens for value Optimum Asphalt Content. KAO value for the lower limit is 6.8% and for middle limit is 5.7%, after the obtained value KAO followed by the manufacture of the specimen at a solidification temperature variations. Variations in temperature used is 100oC, 115oC, 130oC, 145oC and 160oC.

Based on these results it can be concluded that the solidification temperature greatly affects the value of the parameter marshall marshall The value parameter will affect the quality of the road, so the quality of the roads can be said to be safe and comfortable or not.

Keywords: Temperature Effect, Compaction, KAO, Marshall Parameter

 

Abstrak

Perkembangan era globalisasi di berbagai sektor , misalnya sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata dan teknologi yang begitu pesat hingga sekarang dan akan terus berkembang, hal ini mesti didukung oleh transportasi yang cepat dan aman bagi masyarakat. Terjadi banyak kerusakan jalan yang disebabkan oleh pemadatan pada suhu yang tidak sesuai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu pemadatan terhadap nilai parameter marshall ..

Penelian ini dilakukan di laboratorium jalan raya teknik sipil universitas lampung. Penelitian dimulai dengan pengujian kualitas bahan yaitu aspal dan agregat. Setelah dilakukan penelitian kualitas aspal dilanjutkan dengan pembuatan benda uji untuk mencari nilai Kadar Aspal Optimum. Nilai KAO untuk batas bawah adalah 6,8% dan untuk batas tengah adalah 5,7%, setelah didapat nilai KAO dilanjutkan dengan pembuatan benda uji dengan variasi suhu pemadatan. Variasi suhu yang digunakan adalah 100oC ,115oC,130oC,145oC,dan 160oC.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suhu pemadatan sangat mempengaruhi nilai parameter marshall .nilai parameter marshall akan berpengaruh terhadap kualitas jalan ,sehingga kualitas jalan dapat dikatakan aman dan nyaman atau tidak.

 

Kata kunci : pengaruh suhu, pemadatan, KAO, parameter marshall


Full Text:

ODT PDF

References


SNI (1991), Metode Pengujian Aspal, SNI, Departemen Pekerjaan Umum, Standar Nasional Indonesia.

Sugiarto, R.E., 2003. Pengaruh Variasi Tingkat Kepadatan Terhadap Sifat Marshall Dan Indek Kekuatan Sisa Berdasarkan Spesifikasi Baru Beton Pada Laston (AC-WC) Menggunakan Jenis Aspal Pertamina Dan Aspal Esso Penetrasi 60/70, Semarang; Universitas Dipenegoro.

Sukirman, 1999, Perkerasan Lentur Jalan Raya, Bandung, Nova.

Sukirman, 2003, Beton Aspal Campuran Panas, Jakarta, Granit.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2303-0011