Korelasi Nilai Cbr Laboratorium Modified Terhadap Tekanan pada Roda Kendaraan Alat Berat di Lapangan Berdasarkan Metode Tekanan

Elisa Rahmawati Dewi, Idharmahadi Adha, Ofik Taufik Purwadi

Abstract


Abstract

In the process of highway construction, one of main thing that should be concerned is soil material. Based on that assumptions, soil has a role as a construction material and as a placement of construction.. Therefore, one of the examination processes to discover the soil bearing capacity is California Bearing Ratio (CBR) testing. Compaction in the testing has been done within heavy vehicle pressure on field with the amounts; 2.7 MPa, 7 MPa, and 8.4 MPa and the soil sample is from Tirtayasa Area, Sukabumi, Bandar Lampung.

The result testing in laboratory had been showed that the soils were classified into A-2-7 soil group that was silty sand type. CBR value without soaking process within modified proctor was 9% and for soaking condition soil was 4.2%. Modified laboratory CBR values of without-soaking condition every pressure were 5.5%, 9.4%, and 9.9%, whereas for the soaking condition were 0.77%, 2.6.5, and 3.3%. In conclusion, the values of CBR are increase as the additions of the pressure given.

 

keywords: heavy vehicle, modified pressure’s tool, modified CBR laboratory test.

Abstrak

Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan, salah satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah material tanah. Dimana tanah memiliki peranan baik sebagai bahan konstruksi maupun sebagai tempat perletakan suatu konstruksi. Salah satu proses pengujian untuk mengetahui daya dukung tanah dasar adalah pengujian California Bearing Ratio (CBR). Pemadatan pada pengujian CBR Laboratorium dilakukan dengan metode tekanan menggunakan tekanan alat berat di lapangan yaitu sebesar 2,7 MPa, 7 MPa, dan 8,4 MPa dengan sampel tanah berasal dari daerah Tirtayasa, Kec. Sukabumi, Bandar Lampung.

Hasil pengujian di laboratorium sampel tanah digolongkan sebagai kelompok tanah A-2-7 yaitu tanah pasir berlanau. Nilai CBR tanpa rendaman dengan menggunakan modified proctor adalah sebesar 9% dan untuk kondisi rendaman adalah sebesar 4,2%. Nilai CBR laboratorium modified pada masing-masing tekanan untuk kondisi tanpa rendaman adalah 5,5%, 9,4%, dan 9,9% sedangkan untuk kondisi rendaman adalah sebesar 0,77%, 2,6%, dan 3,3%. Nilai CBR mengalami peningkatan seiring dengan pertambahan tekanan yang diberikan.

Kata kunci : Tekanan alat berat, alat tekan modifikasi, CBR laboratorium modified.


Full Text:

odt PDF

References


Anonim, 2012, SNI 1744:2012 Metode Uji CBR Laboratorium, Badan Standarisasi Nasional, 32 hlm.

Bina Marga, Direktorat Jendral, 2010, Spesifikasi Umum Seksi 3.2 Timbunan, Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.

Das, Braja. M., 1995, Mekanika Tanah (Prinsip-Prinsip Rekayasa Geoteknis) Jilid I, Erlangga, Jakarta.

Hardiyatmo, H.C., 1992, Mekanika Tanah 1, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN: 2303-0011