Pengaruh Kecepatan Putar Indentor Las Gesek Puntir (Friction Stir Welding) Terhadap Kualitas Hasil Pengelasan Alumunium 1100-H18

Irza Sukmana

Abstract


Material Aluminum (Al) dan paduannya telah banyak digunakan secara luas diberbagai bidang industri. Aluminum memiliki sifat korosi yang baik, namun permasalahan Aluminum adalah sulitnya proses penyambungan, karena adanya lapisan oksida di permukaan logam. Teknologi pengelasan gesek puntir (friction stir welding, FSW) merupakan alternatif  yang potensial untuk diaplikasikan pada aluminum. Dalam penelitian ini, digunakan mesin freis vertikal Milko-12 yang telah difasilitasi indentor las. Proses pengelasan dilakukan pada bahan Aluminum 1100-H18 untuk 4 (empat) macam parameter kecepatan rotasi indentor (Rt) yang berbeda, yaitu:352, 490, 653, dan 910 rpm, sedangkan kecepatan transversal indentor (V) tetap: 20mm/menit. Pengujian kualitas hasil pengelasan dilakukan dengan analisa sifat mekanik dan data metalografi. Hasil pengujian kualitas las menunjukkan bahwa semakin tinggi kecepatan rotasi indentor (Rt), akan meningkatkan kekuatan tarik lasan hingga titik maksimumnya pada saat Rt=653rpm, dimana kekuatan tariknya sebesar 107 MPa. Daerah patah lasan adalah pada logam dasar (Base Metal, BM), menunjukkan bahwa mesin freis konvensional Milko-12 dapat digunakan untuk proses pengelasan puntir gesek (FSW) pada material Aluminum.

Kata Kunci: Aluminum 1100-H18, las puntir gesek, Milko-12, mesin freis vertikal.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Contact and E-Mail : (Phone) 0721-704947, (E-Mail) : Jurnal.Mechanical@eng.unila.ac.id


Statcounter Journal Mech
Flag Counter
Creative Commons License
MECH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.