Studi Air Tanah Berbasis Geographics Information System (GIS) di Kota Bandar Lampung

  • dheni saputra jp
    Lampung University
  • Ofik Taufik Purwadi
  • Sumiharni Sumiharni
DOI: https://doi.org/10.23960/jrsdd.v4i3.445
Abstract Views (Last 12 Months)
252 Abstract Views
98 Downloads
400 Downloads

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi dan gambaran umum kepada masyarakat tentang air tanah yang ada dengan cara menginventarisasi, mengeksploitasi, mengeksplorasi dan konservasi air tanah di Kota Bandar Lampung. Studi ini menggunakan program Geographic Information System (GIS) yang didukung dengan data sekunder berupa peta Bandar Lampung, data air tanah serta data curah hujan. Dalam penelitian ini dilakukan digitasi terhadap peta yang terdiri dari peta kondisi eksisting Bandar Lampung yang selanjutnya dioverlay dengan titik lokasi sumur bor menggunakan program GIS. Selain proses digitasi, dilakukan pula analisa neraca air tanah yakni antara tinggi air pengambilan sumur bor dengan tinggi hujan yang terinfiltrasi. Hasil dari penelitian didapatkan nilai keseimbangan air di tiap zona infiltrasi pada tahun 2006 yakni untuk zona infiltrasi <1.10-2 cm/detik selisihnya sebesar 7,909 m/tahun, zona infiltrasi antara 1.10-2 - 2.10-2 cm/detik selisih 7,896 m/tahun dan zona infiltrasi > 2.10-2 cm/detik 7,881 m/tahun. Jika diasumsikan setiap tahun mengalami peningkatan jumlah sumur sebesar 10% maka pada tahun 2016, untuk zona infiltrasi <1.10-2 cm/detik selisihnya sebesar 7,896 m/tahun, zona infiltrasi antara 1.10-2 - 2.10-2 cm/detik selisih 7,863 m/tahun dan zona infiltrasi >2.10-2 m/detik 7,823 m/tahun. Dari hasil analisa tersebut bisa disimpulkan pada tahun 2016 air tanah masih mencukupi untuk kebutuhan Kota Bandar Lampung, namun jika di lanjutkan sampai tahun 2079 kemungkinan akan mengalami krisis air tanah.

Kata kunci : air tanah, neraca air, Geographics Information System (GIS)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bappeda Kota Bandar Lampung, 2011, RTRW Kota Bandar Lampung tahun 2011-2030.

Hermanto, Bambang, 2012, Super Trik Geografi SMA, Pustaka Widyatama, Yogyakarta.

Mori, Kiyotoka, 1999, Hidrologi untuk Pengairan, PT. Pradnya Paramita, Jakarta, Penerjemah : L. Taulu, Editor : Ir. Suyono Sosrodarsono dan Kensaku Takeda.

Riyanto.,Putra,E.,P., dan Indelarko, A, 2009, Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi Geografis Berbasis Desktop dan web, Gaya Media. Yogyakarta.

Suripin, 2004, Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan, Edisi I, Yogyakarta:Andi.

Weng, Qihao, 2010, Remote Sensing and GIS Integration: Theories, Methods,and Applications, The McGraw-Hill Companies, Inc, ISBN: 978-0-07-160654-7.

Widianto, 2012, Pengantar Neraca Air Tanah.

Published
2016-06-22
How to Cite
jp, dheni saputra, Purwadi, O. T. and Sumiharni, S. (2016) “Studi Air Tanah Berbasis Geographics Information System (GIS) di Kota Bandar Lampung”, Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD), 4(3), pp. hal. 469 – 480. doi: 10.23960/jrsdd.v4i3.445.