RANCANG BANGUN GAME MAZE 3D “LABYRINTH OF ISLAMIC KNOWLEDGE (LIKE)” MENGGUNAKAN METODE GDLC DAN ALGORITMA RECURSIVE DFS

Vivin Cahyani Octavia

Abstract


 

Abstrak.Game ini ditujukan untuk anak-anak usia 7 tahun ke atas dengan fokus pada unsur-unsur agama Islam. Proses pengembangan game dimulai dari inisialisasi dengan tujuan menyusun labirin menggunakan algoritma Recursive Depth First Search (DFS) dengan penambahan langkah shuffle untuk menciptakan pola yang acak pada labirin. Tahap ini penting dalam membentuk struktur labirin yang berbeda setiap kali permainan dimulai. Selanjutnya, proses pembangunan game melalui tahap GDLC (Game Development Life Cycle) mencakup fase pre-production, production, dan testing. Fase pre-production mencakup gambaran umum game, inti gameplay, karakter-karakter utama, serta konsep desain lingkungan game yang berfokus pada nuansa Islami. Fase production menitik beratkan pada pembuatan lingkungan, labirin, karakter, dan elemen-elemen visual lainnya. Lingkungan dalam game direferensikan dari dunia nyata dengan gaya seni realisme untuk menciptakan lokasi ikonik seperti rumah tua dan sebagainya. Pengujian dilakukan menggunakan Black Box Testing yang menguji respons sistem terhadap berbagai input dari pengguna pada halaman-halaman utama game seperti menu, petunjuk, pengaturan, informasi tentang permainan, serta keluar dari permainan. Hasil pengujian sesuai dengan harapan dan menunjukkan respons yang valid sesuai dengan aksi yang dilakukan oleh pengguna.

Abstract. Targeted at children aged 7 and above, the game focuses on Islamic concepts. The game development process begins with initialization, utilizing the Recursive Depth First Search (DFS) algorithm to generate maze structures, incorporating a shuffle step to create random patterns within the maze. This phase is crucial in creating a unique labyrinth structure each time the game starts. Subsequently, the game development follows the GDLC (Game Development Life Cycle), encompassing pre-production, production, and testing phases. The pre-production phase details the game's overview, core gameplay, main characters, and the conceptual design of the game environment with a focus on an Islamic ambiance. During production, the emphasis lies in creating the environment, labyrinth, characters, and other visual elements. The game's environment is inspired by real-world settings, adopting a realistic artistic style to establish iconic locations such as old houses. Black Box Testing is employed for testing, evaluating the system's response to various user inputs across different sections of the game, including menus, instructions, settings, game information, and exiting the game. The testing results align with expectations, demonstrating valid system responses corresponding to user actions.

 

 

 


Full Text:

PDF 497-505


DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jitet.v12i1.3830

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Publisher
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Lampung
Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Email: jitet@eng.unila.ac.id
Website : https://journal.eng.unila.ac.id/index.php/jitet

Copyright (c) Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan (JITET)
pISSN: 2303-0577   eISSN: 2830-7062