ANALISIS PERGESERAN DAN REGANGAN SELAT SUNDA BERDASARKAN DATA CORS BIG TAHUN2017-2019

Ely Santi, Eko Rahmadi, Romi Fadly

Abstract


Selat Sunda merupakan wilayah perairan yang berada pada pertemuan dua lempeng tektonik, yaitu lempeng Benua Eurasia dan lempeng Samudera Indo-Australia pertemuan lempeng tersebut membentuk zona subduksi sehingga menyebabkan patahan yang bergerak dan dikenal dengan Sesar Sumatra. Selain Sesar Sumatera di Selat Sunda juga terdapat aktivitas vulkanik yang disebabkan oleh aktivitas Gunung Anak Krakatau. Hal tersebut menyebabkan tingginya aktifitas geodinamika dan potensi bencana di Selat Sunda, mengingat wilayah selat sunda dikelilingi oleh provinsi yang padat penduduk dan menjadi jalur tranfortasi laut sehingga jika terjadi bencana maka banyak kerugian yang ditimbulkan. Oleh karena itu perlu adanya mitigasi bencana.

Untuk mendukung mitigasi bencana maka dapat dilakuakan pemantauan pergeseran dan regangan Selat Sunda. Penelitian ini bertujuan menghitung besar pergeseran, kecepatan dan regangan Selat Sunda. Data yang digunakan yaitu data episodik titik CORS CGON, CLGI, CPSR, CSBK, CTCN dan CUJK, yang diikatkan ke 14 stasiun IGS BAKO, COCO, NTUS, XMIS, YAR3, DARW, KAT1, LHAZ, POHN, HYDE, DGAR,

CUSV, SGOC, IISC, KARR dan pengolahan menggunakan software Gamit/GLOBK 10.7. Hasil penelitian ini yaitu, pergeseran horizontal titik pengamatan sebesar 34,2 – 0,0525 mm dan pergeseran ketinggian sebesar 10,9 mm s.d -45,3 mm. Kecepatan pergeseran horizontal titik pengamatan sebesar  15,832 - 25,875 mm/,   titik pengamatan dominan bergerak ke arah tenggara dengan arah pergeseran sebesar 78,3260- 135,5190. Pola regangan titik pengamatan yaitu, kompresi dengan nilai kompresi -0,4254 μstrain s.d -0.2382 μstrain.

 

Kata Kunci:KecepatanPergeseran, Pergeseran, Regangan, Selat Sunda.


References


Abidin, H. Z. (2018). Beberapa Pemikiran Tentang Sistem Dan Kerangka Referensi Koordinat Untuk Dki Jakarta. Jurusan Teknik Geodesi, Institut Teknologi Bandung.

Andriyani, G., dkk., 2012. Kajian Regangan Selat Bali Berdasarkan Data GNSS Kontinu Tahun 2009-2011. Jurnal Geodesi Undip.

Fajriyanto., 2012. Pembuatan Model Deformasi Di Selat Sunda Berdasarkan Pengamatan GPS Kontinyu Tahun 2009-2011. Tesis Geodesi dan Geomatika ITB.

Fajriyanto., dkk., 2012. Potensi Bahaya Gempa Dan Analisis Regangan Di Selat Sunda Berbasis Gps (Global Positioning System). Rekayasa, Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan.

Handayani, L. and Harjono, H., 2008. Perkembangan Tektonik Daerah Busur Muka Selat Sunda dan Hubungannya dengan Zona Sesar Sumatera. RISET Geologi dan Pertambanga.

Hapsari, W., dkk., 2016. Penentuan Posisi Stasiun GNSS CORS UNDIP Epoch 2015 dan Epoch 2016 Berdasarkan Stasiun IGS dan SRGI Menggunakan Perangkat Lunak GAMIT 10.6. Jurnal Geodesi Undip

.

Hidayat, M.N., dkk., 2012. Tectonic Strain And Seismic Hazard

Estimation In Sunda Strait Based On Gps Observation Data.Widyariset

Kasfari, R., dkk., 2018. Pengamatan Penurunan Muka Tanah Kota Semarang Tahun 2017. Jurnal Geodesi Undip.

Lail, M. H. N., dkk., 2018. Strategi Pengolahan Pengamatan GPS Titik Deformasi Dengan Menggunakan Titik Ikat CORS BIG dan IGS. GEOMATIKA.

Memed, M.W., dkk., 2019. Geologi Dinamika Selat Sunda Dalam Pembangunan Berkelanjutan. Badan Geologi Bandung.

Purba, R.S., dkk., 2017. Analisis Deformasi di Wilayah Jawa Timur dengan Menggunkan CORS Big. Jurnal Geodesi Undip.

Rahma, W., dkk., 2016. Pola Sirkulasi dan Variabilitas Arus di Perairan Selat Sunda. Jurnal Kelautan Nasional

Safi'i, A. N., dkk., 2014. Analisis Ketelitian Titik Kontrol Horizontal pada Pengukuran Deformasi Jembatan Penggaron Menggunakan Software Gamit 10.5. Jurnal Geodesi Undip.

Saputra, R., dkk., 2015. Perhitungan Velocity Rate CORS GNSS Di Wilayah Pantai Utara Jawa Tengah. Jurnal Geodesi UNDIP.

Setiyono, U., dkk., 2019. Katalog Gempa Bumi Signifikan dan Merusak 1821-2019. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jakarta.

Sudarsono, B., dkk., 2017. Pengukuran Deformasi Bendungan Jatibarang Periode 2015-2016 Menggunakan GPS dengan Software GAMIT/GLOBK 10.6. Jurnal Geodesi Undip.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung