APLIKASI PENGGUNAAN MIKROKONTROLER UNTUK REGULASI SUHU, LEVEL AIR, DAN KELEMBABAN PADA SISTEM COCOK TANAM HIDROPONIK
Abstract
Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian di sektor pertanian. Sektor pertanian menjadi sangat penting, dimana laju pertumbuhan penduduk yang tinggi tidak seimbang dengan luas lahan pertanian yang sudah ada. Untuk mengatasi hal ini, perlu adanya suatu terobosan yaitu dengan meningkatkan hasil panen pertanian dengan lahan yang minimalis. Oleh karena itu, penggunaan sistem pertanian secara hidroponik sangat cocok digunakan di negara-negara yang berbasis pertanian. Penggunaan sistem ini diharapkan peningkatan kualitas dan kuantitas hasil pertanian dapat tercapai. Hidroponik yang selama ini digunakan perlu ditingkatkan lagi, yaitu dengan menggunakan sistem otomasi. Sistem otomasi hidroponik ini menggunakan Arduino Duemilanove sebagai mikrokontroler, DHT 11 dan soil moisture sensor sebagai sensor, dengan pompa dan kipas sebagai aktuator. Penelitian ini diterapkan langsung pada hidroponik jenis flood and drain dengan dimensi 2,6m (panjang) X 1,8m (lebar) X 2m (tinggi). Sistem hidroponik ini sudah berjalan baik dengan error 6% kelembaban dan 4% temperatur pada sensor DHT 11.
Downloads
References
Istiqomah, S. 2013. Menanam hidroponik. Ganeca Exact.
Lingga, P. 1984. Hidroponik: Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Surabaya : Niaga Swadaya.
Martinus. 2010. Modul Pembelajaran Mekatronika. Jurusan Teknik Mesin – Fakultas Teknik Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Martinus. 2012. Modul Pembelajaran Teknik Tenaga Listrik dan Elektronika. Jurusan Teknik Mesin – Fakultas Teknik Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Roberto, K. 2003. How To Hydroponics 4th Edition. New York : The Futuregarden Press.
Sibarani, S. M. 2005. Analisis Sistem Irigasi Hidroponik NFT pada Budidaya Tanaman Selada. Skripsi Program Sarjana Jurusan Teknologi Pertanian – Fakultas Pertanian , Universitas Sumatera Utara. Medan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.