PENGUJIAN AKURASI DAN KETELITIAN PLANIMETRIK PADA PEMETAAN BIDANG TANAH SKALA BESAR MENGGUNAKAN WAHANA UDARA DJI PHANTOM 4

Panji Prabowo, Fauzan Murdapa, Eko Rahmadi

Abstract


Kebutuhan pengukuran dan pemetaan bidang tanah di Indonesia masih sangat tinggi, dimana masih banyak bidang-bidang tanah yang belum terpetakan. Untuk itu dibutuhkan metode pengukuran dan pemetaan bidang
tanah yang efektif dan efisien untuk menunjang terlaksananya pemetaan bidang tanah tersebut. Salah satu metode yang dapat digunakan selain terestris adalah metode fotogrametri menggunakan wahana pesawat tanpa awak atau biasa disebut UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Pengujian ketelitian geometri dilakukan dengan berpedoman pada Perka BIG Nomor 15 Tahun 2014. Sedangkan pengujian ketelitian planimetrik dilakukan dengan membandingkan luas dan jarak dari sampel bidang-bidang tanah antara hasil pengukuran menggunakan UAV (metode fotogrametri) dengan hasil pengukuran terestris yang berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Agraria / Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997. 
Pengujian akurasi yang dilakukan, seluruh orthofoto yang dihasilkan memenuhi standar ketelitian geometri peta RBI serta ketelitian peta dasar pendaftaran dengan nilai RMSE Horizontal sebesar 0,152 meter dan
RMSE Vertikal 0,296 meter. Selain itu, seluruh sampel memiliki topografi relatif terjal maupun landai yang di overlay kan dengan peta orthofoto, selisih luasan terkecil 0,0215 m² dengan toleransi kesalahan 12,734 m²,
dan selisih luasan terbesar 12,2016 m² dengan toleransi kesalahan 32,703 m².

Kata Kunci: Bidang Tanah, Ketelitian Geometri, Ketelitian Planimetrik, UAV

 


References


Abidin, H. Z. 2007. Penentuan Posisi Dengan GPS dan Aplikasinya.

Cetakan Ketiga. Jakarta –PT Pradnya Paramita.

Anonim. Ground Control Point (GCP). Bandung. diakses pada tanggal 2 Desember 2018. http://aerogeosurvey.com/2016/09/08/a

pa-itu-ground-control-point-gcp

Basuki, S. 2006. Ilmu Ukur Tanah. Jurusan Teknik Geodesi dan Geomatika Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.. diakses tanggal 14 April 2019 (PDF) melalui http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod= download⊂=DownloadFile&act=view&typ=html&id=67324&ftyp=poton gan&potongan=S1-2013-269463-bibliography.pdf.

BIG. 2014. Pedoman Teknis Ketelitian Peta Dasar. Peraturan Kepala Badan Informasi Geospasial Nomor 15 Tahun 2014. (PDF). diakses tanggal 14 melalui http://jdih.big.go.id/hukumjdih/4477.

BPN. 1997. Pedoman Teknis Ketelitian Peta Dasar Pendaftaran. Peraturan Menteri Negara Agraria / Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997. Diakses tanggal 14 April 2019 (PDF) melalui http://BPN.go.id/download/peraturan/permen/permenatrbpn/PermenATRBPN_3_1997.

Dipokusumo, Bobby S. 2004. Fotogrametri. Bandung DTGD

Institut Teknologi Bandung

Wolf, P, R. 1983. Elements of Photogrammetry. 2nd edition,

McGraw-Hill Book Company, New York.

Wolf, P, R. 1993. Element of Photogrammetry, Dengan Interpretasi

Foto udara dan Penginderaan Jauh. Yogyakarta. Gajah Mada University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Publisher : Department of Geodesy and Geomatics, University of Lampung