IDENTIFIKASI DAN ESTIMASI SUMBER DAYA BATUBARA MENGGUNAKAN METODE POLIGON BERDASARKAN INTEPRETASI DATA LOGGING PADA LAPANGAN ”ADA”, SUMATERA SELATAN

Deddi Adrian

Abstract


ABSTRAK

 

Seiring semakin menipisnya cadangan minyak bumi, tentu mendorong pemerintah untuk melakukan pencarian sumber energi baru. Ekplorasi batubara merupakan pilihan yang tepat karena potensinya yang begitu besar di Indonesia khususnya di Provinsi Sumatera Selatan diketahui memiliki kandungan 37,80% dari total sumber daya di Indonesia. Metode well loggging adalah salah satu metode geofisika yang digunakan guna menemukan dan mengestimasi sumber daya barubara. Keunggulan dari metode well logging adalah mampu menggambarkan keadaan bawah permukaan secara lateral. Tujuan penelitian ini adalah menampilkan gambaran mengenai lapisan batuan bawah permukaan, menentukan arah sebaran dengan mengkorelasikan seam batubara antar sumur bor berdasarkan data logging, dan mengestimasi sumber daya batubara pada daerah penelitian. Luas daerah penelitian penulis sebesar 442.056 m2 memiliki 10 sumur bor. Data log yang digunakan dalam penelitian ini adalah log gamma ray dan log density, dimana lapisan batubara ditandai dengan respon log gamma ray dan respon log density yang rendah. Pada lapangan ”ADA” ditemukan empat lapisan seam batubara, yaitu seam A1 dengan tebal 8,28 m, seam A2 dengan tebal 13,62 m, seam B dengan tebal 18,50, dan seam C dengan tebal 8,84. Arah sebaran batubara dari Selatan ke Utara dengan sudut kemiringan 5-30º dan arah kemenerusan dari Timur ke Barat. Penulis melakukan estimasi sumber daya batubara menggunakan metode poligon (area of influence) karena metode perhitungan ini dapat dilakukan dengan waktu yang singkat dan hasilnya tepat. Total batubara dengan metode poligon sebesar 18.322.653 m3 dalam tonase sebesar 21.987.184–27.483.980 ton sedangkan perhitungan dengan software rock works 15 sebesar 18.786.254 m3 dalam tonase sebesar 22.543.505–28.179.381 ton.

 

 

ABSTRACT

 

As petroleum reserves depleted, certainly encourage the government to search for new energy sources. Eksploration of coal is the right choice because  its potential is so great in Indonesian especially in South Sumatera Province is known have content 37,80% from total resources in Indonesian. Well loggging method is one of geophysics method used to find and estimate coal resources. Advantages of well logging method is able to describe subsurface laterally. The purpose of this study is displaying an overview of subsurface rock layers, determine the direction of distribution by correlating coal seam between wells based on data logging, and to estimate coal resources in the research area. The total area of the author's research is 442.056 m2 has 10 wells. Log data used in this study is gamma ray log dan density log, where coal seams are characterized by gamma ray log response and low log density responses. On the field ”ADA” found four coal seam, that is seam A1 with thickness 8,28 m, seam A2 with thickness 13,62 m, seam B with thickness 18,50, and seam C with thickness 8,84. Direction of coal distribution from South to North with slope angle 5-30º and direction of sincerity from East to West. The author calculates the estimated coal resource using polygon method because this calculates method can be done with a short time and the results are right. Total coal by polygon method of 18.322.653 m3 in tons of 21.987.184–27.483.980 ton while calculations with software rock works 15 amount 18.786.254 m3 in tons of 22.543.505–28.179.381 ton.

 


Keywords


Coal; well logging; seam; resources; polygon method

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jge.v4i1.1058

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi)

Publisher

University of Lampung
Website: http://journal.eng.unila.ac.id/index.php/geo
Email: jge.tgu@eng.unila.ac.id
 
 
Copyright (c) JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi)
ISSN 2356-1599 (Print); ISSN 2685-6182 (Online)